+44(0) 1234 567 890 info@domainname.com

Rabu, 28 Agustus 2013

Fenomena ??

              pernah gx kalian ketemu dengan kejadian kayak gini, ada beberapa orang yang sibuk berbicara ke media sosial, atau ke sesuatu lah terus berkomentar tentang pacaran, sebagai contoh yg nama dan komentar yg sudah di edit sebelumnya :
  " apa'an itu pacaran?? gx boleh agama tw. harusnya  kita itu berteman doang. atau kalo udah gede baru ta'aruf yg dalam agama islam itu istilah untuk saling mengenal antara cowok dan cewek. terus ditambah lagi dengan menyantumkan beberapa kata-kata maut yg mungkin ketika orang membacanya langsung bilang " NO coment"

tapi kemudian apa yg terjadi ?? ternyata orang  tersebutlah yang berpacaran, dan mungkin ingin menyombongkan  pacarnya kepada khalayak ramai *ciyeee ciyeee eyaaa
           yah saya sendiri kadang suka tertawa sendiri kalo melihat hal tersebut. mungkin itu yg disebut dengan orang munafik  *mungkin.
          dunia memang aneh dan unik, yg dipenuhi berbagai jenis sifat manusianya. tapi yg pasti  ambil kesimpulannya aja lah dari kejadian tersebut.  hati-hati kalo berbicara, dan jangan jadi orang yg munafik. sekarang ini mungkin mencari orang yang jujur dan mencoba jujur memang susah.

dan jadi ke inget kata- kata guru english saya " tidak usah berfikiran untuk jadi yg terbaik, tapi cobalah untuk menjadi BAIK, karena dari BAIK akan menjadi yg terBAIK " *pinjem dulu katanya mam retno :D

oke good night guys, oyasuminasai, dan kepada pencinta komik naruto sudah rilis yg terbarunya yg chapter 644 =D

#Note " ingat postingan ini bukan bermaksud menyindir, hanya sekedar membantu mengingatkan kepada semuanya [stay calm and like anime *eh]
No comments

Kamis, 06 Juni 2013

inikah akhirnya ?


                   setelah pulang dari acara Silicious dengan kemegahan dan kemeriahan acaranya,  saya langsung dihadapkan dengan masalah baru, yups. ditengah kondisi bapak saya yang sakit sudah hampir 3 bulan. yang membuat beliau belum bisa bekerja, yang tentunya membuat kondisi keuangan semakin memburuk, Ibu saya langsung meminta agar tidak usah ikut acara-acara kayak gitu lagi x__x. dan bahkan lebih parah, saya dipaksa untuk keluar dari HIMSI !! . Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi yang merupakan himpunan jurusan saya.
                   saya masih ingat waktu itu, gimana perjuangan saya ikut Open recruitment HIMSI tersebut, mulai dari mengumpulkan formulir dan tes Wawancara. dan pada saat tes wawancara itupun saya hampir tidak ikut, namun takdir berkata lain. tidak tw mengapa di hati saya langsung tergerak untuk datang ke UNSRI bukit buat ikut tes tersebut. kemudian didalam tes wawancara saya di cecar banyak pertanyaan hingga menghabiskan waktu hampir 30 menit. dan akhirnya saya diterima sebagai anggota BPH bidang dana dan usaha(Danus).
                   Tapi satu hal yang masih saya yakini, keputusan orang tua itu yang terbaik.saya masuk jurusan itupun karena orang tua saya dan ikut organanisasi itu juga sama. yah mungkin ini lah akhirnya, sebenarnya masih kecewa tapi apa mau dibuat. saya tidak mau menyusahkan orang tua karena tujuan saya untuk membuat mereka bangga. sebenarnya ini belum final, saya masih menunggu. apa yang akan saya lakukan selanjutnya.



                 
1 comment

Jumat, 24 Mei 2013

apa yang dilakukan adalah apa yang di pikirkan.


           Terkadang merasa tidak di anggap disuatu kondisi, komunitas,pertemanan, organisasi atau yang lain dan orang lain memang tidak enak, kalo bahasa anak sekarang itu "Nyesek".  yah dulu juga saya sering mengalami hal seperti itu, misalnya anda masuk dalam suatu komunitas yang notabenenya anda adalah salah satu anggota dari komunitas tersebut.tetapi didalam pengambilan keputusan atau apapun bentuknya itu, anda tidak di ikutkan dalam hal tersebut. mungkin para sobat blogger juga pernah mengalami hal yang sama walaupun berbeda sedikit :D .
              dan ketika hal itu terjadi apa yang anda lakukan ?? ini adalah pertanyaan yang menurut saya sulit untuk dijawab, karena kita dihadapkan pada dua pilihan, tetap berfikir dewasa dan berusaha untuk berbaur atau bergabung dengan segala kondisi yang ada, atau perlahan-lahan menjauh dari keadaan tersebut dan lama-kelamaan akan keluar dari keadaan itu.
            kalo dulu saya sering pilih opsi kedua karena menurut saya itu lebih baik,mungkin  bawa'an ego yang masih tinggi kali ya ?? xD, akan tetapi sekarang saya harus memilih opsi pertama karena sudah saatnya untuk saya berfikir positif dan berfikir lebih dewasa. karena tentunya ketika ada hal seperti itu, harus dijadikan motivasi semangat untuk menunjukkan kemampuan diri sendiri dihadapan mereka.
            seperti salah satu temen saya bilang, sebenarnya lewat twitter sih :D
                    "jika kita menghindari masalah, yang ada malah masalah itu jadi berlipat ganda"


oke sekian sobat blogger, good night and Oyasuminasai ~


             
           
No comments

Kamis, 16 Mei 2013

Suara yg Samar-samar



            selamat malam sobat blogger, berhubung malam ini malam jumat. jadi saya bakalan cerita tentang pengalaman pribadi saya di bidang horor :D. oke let's begin!!


            mungkin sudah lama ini terjadi, tapi saya tertarik untuk mempublikasikannya.  oke ceritanya begini. waktu itu sekitar jam 9an malam , saya pergi ke warung untuk membeli mie goreng .  didekat rumah saya kan ada banyak pohon, dan terus terang cahaya atau lampunya pada rumah rumah yg lain agak kurang, dan ada juga rumah yg kosong jadi suasana menyeramkannya itu dapet. lalu saya berjalan keluar rumah,  dan mungkin sekitar 10 langkah keluar dari rumah. saya melewati satu pohon. kemudian tanpa sadar pikiran saya langsung kosong. mirip seperti ketika kita didalam posisi tidak memikirkan apapun.
           entah kenapa semuanya terlihat begitu sunyi dan senyap. dan tiba-tiba saya mendengar nama saya dipanggil samar-samar. begitu mendengar itu saya langsung merinding bukan main. akan tetapi mungkin itu cuma perasaan saya saja mencoba meyakinkan diri sendiri , kemudian saya melanjutkan perjalanan. ketika melewati tempat tadi beberapa langkah saya kembali mendengar suara itu dan seketika didalam pikiran saya ini sudah tidak beres.
           kemudian tanpa berfikir lama-lama saya langsung berputar balik dan mengeluarkan jurus andalan yaitu seribu kaki berganda *maksudnya langsung lari :D *. dan langsung masuk kerumah. dengan sangat terpaksa harus mengurungkan niat saya dan ternyata rasa lapar tadi sudah hilang gara-gara ketakutan tadi.
          mungkin saya ini salah satu dari sekian orang yang takut akan hal-hal demikian, terus terang ya hingga sekarang pun saya masih trauma.  *hehehe :D *.

oke sekian cerita dari saya, selamat malam semua !!


No comments

yg paling membosankan


                               
                  Siang Sobat blogger, saya mendapat inspirasi dari salah satu tokoh anime yg saya suka,

jika kamu gigih dan bertahan
akan ada seseorang yang pasti akan membantumu. 
Jika yang kamu lakukan hanya berlari dan menyerah 
bagaimana seseorang bisa melakukan sesuatu untuk membantumu..?

Aku tersesat dijalan yang bernama kehidupan, yang terus berputar dengan yang 
namanya lingkaran kebencian.

Hal yang paling membosankan adalah saat mendengar orang lain menyombongkan diri.



oke sekian postingan blog saya, konnichiwa minna ~ 

2 comments

Jumat, 10 Mei 2013

Hubungan Manusia dengan Hukum dan Moral


MAKALAH ILMU SOSIAL DAN BUDAYA DASAR

Hubungan Manusia dengan Hukum, Hubungan Hukum dengan Moral


A.    PENDAHULUAN

1.      Latar Belakang
Manusia umumnya, dilahirkan seorang diri, dan tidak dapat hidup tanpa manusia lain (makhluk sosial). Menurut kodrat alam manusia sebagai makhluk sosial di manapun mereka berada, selalu hidup bersama dan ber- kelompok-kelompok. Kelompok-kelom- pok manusia yang mendiami suatu wilayah tertentu disebut masyarakat. Aristoteles (384-322 SM) mengatakan bahwa: manusia itu adalah “Zoon Politicon” artinya bahwa manusia itu sebagai makhluk pada dasarnya ingin selalu berkumpul dengan sesamanya.1 dalam menghadapi alam sekeliling, ia harus hidup berkawan dengan ma- nusia-manusia lainnya dan pergaulan ini akan mendatangkan kepuasan bagi jiwanya. 
Manusia terdiri atas dua prinsip, yaitu materi dan bentuk atau hakekat, dimana materi adalah badan, yang menyebabkan manusia harus mati, dan yang memberikan bentuk kepada materi itu adalah jiwa atau rohani. Jiwa manusia mempunyai beberapa fungsi yaitu memberikan hidup vegetative. (seperti jiwa tumbuh-tumbuhan), lalu memberikan hidup sensitif (seperti jiwa binatang-binatang)



B.     PEMBAHASAN

1.      Hubungan Manusia dengan Hukum  

           Manusia dan hukum adalah dua entitas yang tidak bisa dipisahkan. Bahkan dalam ilmu hukum, terdapat adagium yang terkenal yang berbunyi: “ Ubi societas ibi jus ” (di mana ada masyarakat di situ ada hukumnya). Artinya bahwa dalam setiap  pembentukan suatu bangunan struktur sosial yang bernama masyarakat, maka selalu akan dibutuhkan bahan yang bersifat sebagai “semen perekat” atas berbagai komponen pembentuk dari masyarakat itu, dan yang berfungsi sebagai “semen perekat” tersebut adalah hukum.
           Manusia, disamping bersifat sebagai makhluk individu, juga berhakekat dasar sebagai makhluk sosial, mengingat manusia tidak dilahirkan dalam keadaaan yang sama (baik fisik, psikologis, hingga lingkungan geografis, sosiologis, maupun ekonomis) sehingga dari perbedaan itulah muncul inter dependensi yang mendorong manusia untuk berhubungan dengan sesamanya. Berdasar dari usaha pewujudan hakekat sosialnya di atas, manusia membentuk hubungan sosio-ekonomis di antara sesamanya, yakni hubungan di antara manusia atas landasan motif eksistensial yaitu usaha pemenuhan kebutuhan hidupnya (baik fisik maupun psikis).
             Untuk mewujudkan keteraturan, maka mula-mula manusia membentuk suatu struktur tatanan (organisasi) di antara dirinya yang dikenal dengan istilah tatanan sosial ( social order ) yang bernama: m a s y a r a k a t. Guna membangun dan mempertahankan tatanan sosial masyarakat yang teratur ini, maka manusia membutuhkan pranata pengatur yang terdiri dari dua hal: aturan (hukum) dan si pengatur(kekuasaan). Dari sinilah hukum tercipta.

        Untuk menciptakan keteraturan maka dibuatlah hukum sebagai alat pengatur, dan agar hukum tersebut dapat memiliki kekuatan untuk mengatur maka perlu suatu entitas lembaga kekuasaan yang dapat memaksakan keberlakuan hukum tersebut sehingga dapat bersifat imperatif. Sebaliknya, adanya entitas kekuasaan ini perlu diatur pula dengan hukum untuk menghindari terjadinya penindasan melalui kesewenang-wenangan ataupun dengan penyalah gunaan wewenang. Mengenai hubungan hukum dan kekuasaan ini, terdapat adagium yang populer: “Hukum tanpa kekuasaan hanyalah angan-angan, dan kekuasaan tanpa hukum adalah kelaliman.”
        Komponen hukum yang pertama adalah substansi atau isi hukum yang bersangkutan. Suatu hukum agar benar-benar mampu menciptakan keadilan bagi masyarakat, maka isi dari hukum itu sendiri harus benar-benar berfungsi sebagai manifestasi nilai-nilai dan rasa keadilan serta nilai-nilai normatif yang diidealkan masyarakat. Disamping itu, agar hukum tersebut dapat berjalan, substansi hukum tersebut juga tidak boleh bertentangan dengan substansi hukum lain yang telah ada. Sehingga suatu hukum agar dapat bekerja, maka ia harus bersifat koheren dengan keseluruhan sistem norma sosial yang ada dalam lingkungan masyarakat yang bersangkutan.
        Komponen yang kedua adalah struktur, yaitu lembaga yang memiliki kewenangan untuk menegakkan hukum. Sebuah hukum, sebaik apapun substansi yang dikandungnya tidak akan mampu berjalan jika tidak ada lembaga yang memiliki kekuasaan untuk menjalankan hukum tersebut. Lembaga yang memiliki kekuasaan untuk menjalankan hukum ini terdiri dari setiap subyek yang memiliki kewenangan untuk itu, mulai dari instansi penyidik seperti aparat kepolisian, instansi penuntut umum seperti kejaksaan, dan pengadilan.
                                  

Komponen yang ketiga sekaligus yang terakhir adalah komponen kultur atau budaya dari masyarakat hukum yang bersangkutan. Suatu hukum yang ideal adalah hukum yang merupakan produk langsung dari budaya masyarakat yang bersangkutan, sehingga sistem nilai yang diusung oleh produk hukum tersebut akan sesuai (karena merupakan manifestasi) dengan kesadaran nilai ( value consciousness ) yang dimiliki masyarakat.
Dari penjabaran ini, maka diketahui bahwa kerja hukum sebagai alat pengaturan masyarakat adalah bersifat sistemis. Yakni kerja sinergis yang sempurna antara komponen- komponen yang dibutuhkan agar tujuan hukum dapat terlaksana dan mencapai sasarannya (memberikan keadilan bagi individu-individu dalam masyarakat) yang satu sama lain tidak dapat dipisah-pisahkan, yaitu: substansi hukum yang baik, struktur hukum yang kokoh (memiliki kekuatan dan berintegritas), serta kultur yang kondusif (kesesuaian ideologi hukum dengan budaya masyarakat yang bersangkutan) untuk penegakan hukum tersebut.
Pada akhirnya, bagaimana hukum itu dibuat dan untuk apa hukum itu ditujukan berpulang sepenuhnya pada kesadaran (kehendak) manusia yang bersangkutan itu sendiri. Hukum dapat bersifat membebaskan umat manusia dari ketertindasan, namun sebaliknya hukum juga dapat juga digunakan sebagai sarana penindasan. Karena hukum hanyalah berfungsi sebagai alat ( tool ), yaitu alat manusia untuk menciptakan keteraturan dengan pewujudan keadilan atas interaksi antar manusia tersebut, dan di atas dunia ini tidak ada satu alat pun yang tidak dapat disalah gunakan. Begitu pula dengan hukum.     





               Kemudian masyarakat membentuk suatu system yang disebut dengan masyarakat hukum. Kemudian membentuk budaya hukum. Maksud disini yaitu untuk menunjuk tradisi hukum yang digunakan untuk mengatur kehidupan didalam suatu masyarakat. Dengan masyarakat yang sadar akan hukum,persamaan dan kesadaran akan tinggi guna menjunjung tinggi rasa keadilan dan menghargai orang lain.
              Kesatuan hukum yang membentuk masyarakat hukum itu dapat berupa individu, kelompok, organisasi atau badan hukum Negara, serta kesatuan-kesatuan lainnya sedangkan alat yang dipergunakan untuk mengatur hubungan antar kesatuan hukum tersebut itu disebut hukum, yaiut suatu kesatuan system hukum yang tersusun atas berbagai komponen serta diakui oleh suatu Negara sebagai pengesahannya tersebut.

2.      Hubungan Hukum Dengan Moral
         Hukum Memiliki hubungan erat dengan moral karena sebuah hukum memerlukan moral. Hukum tidak akan berarti apa-apa bila tidak disertai moralitas sehingga kualitas hukum sebagian besar ditentukan oleh mutu moralnya. Sebaliknya moral juga membutuhkan hukum karena moral akan berada di awang-awang bila tidak diungkapkan dalam masyarakat secara eksplisit dalam bentuk hukum.
          Oleh karena itu, hukum bisa meningkatkan dampak moralitas. Sebagai contoh, menghormati orang lain merupakan prinsip moral yang penting.Tidak semua moral harus diterjemahkan dalam bentuk hukum karena hukum juga harus membatasi diri dengan mengatur hubungan-hubungan antar manusia yang relevan. Bahkan tidak selalu antara moral dan hukum saling berkaitan karena ada hukum yang berlaku (hukum positive) bertentangan dengan moral sehingga harus ditolak.  

          Misalnya, di Negara Afrika Selatan pernah menerapkan hukum untuk membedakan warna kulit (apartheid). Dipandang dari sisi hukum, politik apartheid tidak bermasalah karena dijalankan dengan baik dan tidak sewenang-wenang, tetapi dari sudut moral, membedakan manusia berdasarkan warna kulit itu adalah pelanggaran terhadap hak asasi manusia.
          Perbedaan antara hukum dan moral :
a.       Hukum cenderung eksplisit kedalam bentuk tulisan dan dijabarkan sangsinya bagi pelanggar hukum. Moral tidak dituangkan dalam bentuk tulisan.
b.      Hukum hanya membatasi pada tingkah laku yang bersifat lahiriah sedangkan moral mencakup perilaku lahiriah dan batiniah.
c.       Sangsi hukum dapat dipaksakan sementara sangsi moral tidak dapat dipaksakan, sangsi moral berupa rasa malu, tercemar, atau merasa berdosa.
d.      Hukum didasarkan atas kehendak masyarakat/ Negara. Negara berfungsi mengesahkan keberadaan hukum sementaara moral didasarkan pada norma-norma moral yang melebihi dari individu dan masyarakat.  Masyarakat dapat mengubah moral yang melebihi dari individu dan masyarakat. Masyarakat dapat merubah hukum akan tetapi tidak akan pernah bisa merubah atau membatalkan suatu moral. Masalah moral tidak dapat diputuskan dengan suara terbanyak dan individu serta masyarakat harus mematuhi moral. Moral menilai hukum bukan sebaliknya. Misalnya hukum mengizinkan berjudi, akan tetapi moral mengatakan bahwa berjudi merupakan perbuatan yang buruk.




C.    KESIMPULAN, SARAN DAN DAFTAR PUSTAKA

1                   Kesimpulan
Untuk menciptakan keteraturan maka dibuatlah hukum sebagai alat pengatur, dan agar hukum tersebut dapat memiliki kekuatan untuk mengatur maka perlu suatu entitas lembaga kekuasaan yang dapat memaksakan keberlakuan hukum tersebut sehingga dapat bersifat imperatif
Manusia pastinya harus memiliki suatu hukum yang mengatur manusia itu sendiri, bisa bersifat memaksa dan tegas, lalu hukum tersebut pastinya mengatur moral manusia itu sendiri karena pada dasarnya hukum dibuat untuk mendidik manusia agar berprilaku adil terhadap semua.
2                    Saran
Sebaiknya dalam membuat suatu hukum diperhatikan berbagai aspek, kemudian  tidak membuat masyarakat bingung akibat hukum tersebut, sehingga masyarakat bisa menerapkan hukum tersebut tanpa adanya tafsir ganda atau ada seseorang yang mempermainkan hukum tersebut.

                  DAFTAR PUSTAKA


Djahir, Yulia dkk.2010.Ilmu Sosial Dan Budaya Dasar.Indralaya.Universitas        Sriwijaya.

Rasjidi,Lili dkk. 2003. Hukum Sebagai Suatu Sistem. BandungMandar Maju.


No comments

Safety First





                Selamat malam para sobat blogger semua, pada sehat dan masih semangaat kan ??. oke pada kesempatan kali ini saya bakal menyindir para pengendara motor. oke stop dlu :D. bukan bermaksud untuk offensif ya, tapi ini hanya saran dari saya saja karena saya sering melihat sendiri dengan mata yang ada dikepala saya *ingat bukan mata kepala* , banyak para pengendara motor yang tidak memakai Helm saat berkendara. 
               yups, dari sini saya berfikir kenapa mereka tidak mau memakai helm, mengapaa,mengapaa dan mengapaa?? *sambil menatap langit dan memutar-mutar mata saya, dan akhirnya saya kefikiran mungkin mereka mau pamer rambut kali ya ?? xD *ini murni pendapat saya*. tapi gimana yg rambutnya pendek atau gaya yg ngeTren saat ini, yaitu gaya rambut salah satu pesulap yg di acara ********** ?? #youknowwhatImean. hehehe *becandaa :D* gx usah dibawa tegang sobat. nyantai aja. 
             oke kembali lagi ke topik. padahal kan kita udah tw kalo helm itu bisa mengurangi resiko kecelakaan fatal hingga 40%?. dan lagi POLRI sudah menghimbau kita untuk memakai HELM. masih ingat kn ??. 
             tenang aja sobat, HELM buat kita tambah keren kok, tambah kece, trus tambah cool gitu :D dan yang pasti buat kita aman, nah maka dari itu ayo para sobat untuk memakai HELM saat mengendarai motor. harus di ingat untuk :           
                                "PAKAI HELM ANDA SAAT MENGENDARAI MOTOR " 


ini saya share foto yg pasti sobat-sobat sudah tw siapa dia 


gimana, foto di atas udah kece kan ?? :D 

            oh ya, saya mau bagi kata motivasi untuk para sobat dan terutama buat saya sendiri, 
                         "Jadilah pelopor keselamatan Berlalu lintas" di kutip dari MTNC POLRI

                     oke sekian dlu ya para sobat blogger, tetap semangat. Good night and have a nice dreams !! 



nantikan postingan saya berikutnya, ingat stay cool and keep calm !! :D


No comments

Rabu, 08 Mei 2013

Yups, Ini saya !!


Yups, ini Saya !!



              Hai pembaca, mungkin kalian pengen mengenal penulis kan ?? :D *ngarep*, nah oleh karena itu, saya akan memperkenalkan diri, nama saya Riki Unika Dongoran, Biasa dipanggil Riki, kalo temen-temen SMA dlu ada yang manggil Unik, bahkan di kuliah pun ada yang panggil Unika walaupun itu cuma panggilan iseng kawan-kawan aja  x___x , kalian pasti heran kan kenapa nama terakhir saya Dongoran. yups, Dongoran itu nama Marga saya, itu diturunkan dari bapak dan kakek saya. Untung Dongoran dan TUA Dongoran. 
              terus nama tengah saya mungkin juga aneh kan ?? kayaknya nama penulis banyak kontroversinya nih :p *hahaha*, nama UNIKA itu gabungan dari nama kedua orang tua saya, UNtung dan mustIKA. yah kan ada Sabda Rasul kalo kasih nama ke anak itu harus bagus dan penuh makna, jadi walaupun agak ribet yah saya bangga dengan nama saya sendiri*tepuk tangan*. kalian juga harus bangga dengan nama yang diberikan oleh orang tua kalian. oke ? :D.
             oh iya hampir lupa, daftar riwayat pendidikan saya, dari SDN 2 Indralaya Lalu SMPN 1 Indralaya, kemudian SMAN 1 Indralaya Utara. dan saat ini saya Kuliah di Universitas Sriwijaya, Fakultas Ilmu Komputer, Jurusan Sistem Informasi angkatan 2012. yah bisa dibilang saya masih mahasiswa baru kayaknya :D *baru semester 2 lebih tepatnya dan mau beranjak ke semester 3*. 
                                 ini saya share foto saya waktu perpisahan di SMAN ULTRA 


dan lagi saya mau ngeshare foto temen-temen kuliah di Sistem informasi UNSRI 2012



                  di atas adalah wajah-wajah para pemimpin masa depan, entah itu pemimpin dalam hal kemajuan Teknologi, dan mungkin saja wajah-wajah ini bakalan ada yang mau jadi gubernur, bahkan presiden :D *aminnn* 
                  oh iya hampir lupa, saya juga ngefans banget dengan namanya anime naruto, lebih tepatnya ke Uchiha Sasuke, karena didalam cerita itu, kita banyak mendapat suntikan motivasi dan semangat pantang menyerahnya . dan yang perlu di ingat, bahwa orang yang suka sama ANIME itu bukan anak kecil, karena HOBI atau kesukaan seseorang itu relatif, itulah kenapa setiap DNA manusia memiliki kode genetiknya sendiri.

terakhir saya ingin memberikan motivasi bagi pembaca bahkan untuk saya sendiri, 

" Tetaplah Berfikir Positif di saat apapun, bahkan dalam keberadaan titik terendah sekalipun. karena sesungguhnya hidup kita itu Indah jika kita berfikir itu INDAH"





nantikan kelanjutan dari blog saya, ingat Stay cool and keep calm !! :D




1 comment